Cari Artikel Di Sini

Sabtu, 20 Agustus 2011

Sebuah Surat Untuk Dokter dan Mahasiswa Kedokteran

Gan ada sebuah note penting nih buat kita yang merasa berprofesi dokter ataupun mahasiswa kedokteran. Silahkan dibaca, isinya sangat penting buat kita. Semoga bermanfaat. Banyakinfokampus..




Jika Anda ingin menjadi dokter untuk bisa kaya raya, maka segeralah kemasi barang-barang Anda.
Mungkin fakultas ekonomi lebih tepat untuk mendidik anda menjadi businessman bergelimang rupiah
Daripada Anda harus mengorbankan pasien dan keluarga Anda sendiri demi mengejar kekayaan.






Jika Anda ingin menjadi dokter untuk mendapatkan kedudukan sosial tinggi di masyarakat, dipuja dan didewakan, maka silahkan kembali ke Mesir ribuan tahun yang lalu dan jadilah fir’aun di sana. Daripada Anda di sini harus menjadi arogan dan merendahkan orang lain di sekitar Anda hanya agar Anda terkesan paling berharga.





Jika Anda ingin menjadi dokter untuk memudahkan mencari jodoh atau menarik perhatian calon mertua, mungkin lebih baik Anda mencari agency selebritis yang akan mengorbitkan Anda sehingga menjadi artis pujaan para wanita. Daripada Anda bersembunyi di balik topeng klimis dan jas putih necis, sementara Anda alpa dari makna dokter yang sesungguhnya.









Dokter tidak diciptakan untuk itu, kawan.



Memilih menjadi dokter bukan sekadar agar bisa bergaya dengan BMW keluaran terbaru, bukan sekadar bisa terihat tampan dengan jas putih kebanggaan, bukan sekadar agar para tetangga terbungkuk-bungkuk hormat melihat kita lewat.







Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengabdian. Mengabdi pada masyarakat yang masih akrab dengan busung lapar dan gizi buruk. Mengabdi pada masyarakat yang masih sering mengunjungi dukun ketika anaknya demam tinggi.









Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan empati, ketika dengan lembut kita merangkul dan menguatkan seorang bapak tua yang baru saja kehilangan anaknya karena malaria.









Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kemanusiaan, ketika kita tergerak mengabdikan diri dalam tim medis penanggulangan bencana dengan bayaran cuma-cuma.

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kepedulian, saat kita terpaku dalam sujud-sujud panjang, mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan pasien-pasien kita.







Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan berbagi, ketika seorang tukang becak menangis di depan kita karena tidak punya uang untuk membayar biaya rumah sakit anaknya yang terkena demam berdarah. Lalu dengan senyum terindah yang pernah disaksikan dunia, kita menepuk bahunya dan berkata, “jangan menangis lagi, pak, Insya Allah saya bantu pembayarannya.”








Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan kasih sayang, ketika dengan sepenuh cinta kita mengusap lembut rambut seorang anak dengan leukemia dan berbisik lembut di telinganya,”dik, mau diceritain dongeng nggak sama oom dokter?”






Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan ketegasan, ketika sebuah perusahaan farmasi menjanjikan komisi besar untuk target penjualan obat-obatnya, lalu dengan tetap tersenyum kita mantap berkata, “maaf, saya tidak mungkin mengkhianati pasien dan hati nurani saya”





Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengorbanan, saat tengah malam tetangga dari kampung sebelah dengan panik mengetuk pintu rumah kita karena anaknya demam dan kejang-kejang. Lalu dengan ikhlas kita beranjak meninggalkan hangatnya peraduan menembus pekat dan dinginnya malam.






Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan terjal lagi mendaki untuk meraih cita-cita kita. Bukan, bukan kekayaan atau penghormatan manusia yang kita cari. Tapi ridha Allah lah yang senantiasa kita perjuangkan.

Yah, memilih menjadi dokter adalah memilih jalan menuju surga, tempat di mana dokter sudah tidak lagi perlu ada…


NB :
Ini bukan provokasi untuk menjadi dokter miskin, bukan juga mengatakan bahwa dokter tidak perlu penghormatan atau hal-hal duniawi lainnya. Tulisan ini hanya sekadar sebuah nasihat untuk diri sendiri dan rekan sejawat semua untuk meluruskan kembali niat kita dalam menjadi seorang dokter. Karena setiap amalan tergantung pada niatnya. Silakan menjadi kaya, silakan menjadi terhormat, asal jangan itu yang menjadi tujuan kita. Dokter terlalu rendah jika diniatkan hanya untuk keuntungan duniawi semata. Mungkin akan sangat susah untuk menggenggam erat idealisme ini nantinya. Namun saya yakin, jika ada kemauan yang kuat dan niat yang tepat, idealisme ini akan terbawa sampai mati. Walaupun harus sendirian dalam memperjuangkannya, walaupun banyak yang mencemooh dan merendahkan. Saya yakin, Allah tidak akan pernah salah menilai setiap usaha dan perjuangan hamba-hamba-Nya. Tidak akan pernah.


Aditya Putra Priyahita,
seorang yang sangat merindukan sebuah reuni anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di surga nanti.




I'm wanna be a good and wise doctor, that serve and help the other people. You should....












Photobucket

Senin, 15 Agustus 2011

Universitas Jambi

Universitas Jambi adalah salah satu universitas yang ada di Provinsi Jambi. Universitas ini dahulu bernama Akademi Perniagaan Djambi yang berdiri di bawah naungan sebuah yayasan yang bernama Perguruan Tinggi Djambi pada tahun 1960. Universitas ini banyak mengalami peningkatan sehingga sekarang bernama Universitas Negeri Jambi atau Universitas Jambi. Silahkan liat gambar universitas ini yang dari pintu masuk utama Kampus Pinang Masak Mendalo Universitas Jambi.





Universitas ini dikenal dengan kampus "Oranye". Lambang dari kampus ini adalah sebuah angsa. Kalian bisa lihat sendiri patung angsa di gambar.


unja.ac.id





Fakultas dan Program Studi

Pada tahun 1996 sesuai dengan keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Depdikbud No.211 tahun 1996 tanggal 11 Juli 1996 telah dibakukan nama Program Studi di Universitas Jambi yang terdiri dari 14 (empat belas) Program Studi yaitu :

1. Pendidikan Ekonomi
2. Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
3. Pendidikan Bahasa Inggris
4. Pendidikan Kimia
5. Pendidikan Matematika
6. Ilmu Hukum
7. Ekonomi Pembangunan
8. Manajemen
9. Agronomi
10. Ilmu Tanah
11. Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis)
12. Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
13. Nutrisi dan Makanan Ternak
14. Produksi Ternak
 Ditambah lagi satu Fakultas yang masih lawas alias baru yaitu fakultas yang paling saya cintai dan banggakan apa lagi kalau bukan Fakultas Kedokteran. Ditambah lagi beberapa program studi lainnya.


Pendapat Penulis
Menurut saya Universitas Jambi adalah universitas yang mantap dan cocok untuk kita menuntut ilmu. Di UNJA kita dapat berkreasi sebebas mungkin karena didukung juga oleh UKM (unit kegiatan mahasiswa) yang mantap dan ga kalah dari universitas lainnya. Universitas ini banyak sekali mengalami banyak perkembangan menuju kematangannya. Kampusnya nyaman dan sejuk, cocok buat tempat belajar.



Perpustakaan

Pengalaman penulis ketika masuk UNJA yaitu UNJA adalah kampus yang di dalamnya berisi anak-anak penuh intelegensi, keberanian, pecaya diri, dan wawasan luas. Di dukung dengan sarana dan prasarana serta dosen-dosen yang berkualitas membuktikan bahwa Universitas Jambi dapat dikatakan universitas yang patut diperhitungkan di negara kita.

 




 
UPT Komputer UNJA
Apalagi UNJA sangat penuh dengan prestasi-prestasi yang tentunya tidak mudah diraih oleh universitas yang lain. Semua mahasiswa Universitas Jambi pekerja keras, kreatif, dan berjiwa nasionalisme dan sosial tinggi. Buktinya waktu ospek kemarin PKK Proklamasi 2011 berhasil mebuat bendera sepanjang 660 meter, menyumbangkan bibit pohon untuk penghijaauan, serta menyumbangkan beberapa kebutuhan pokok bagi yang membutuhkan.
















Photobucket

Tips Untuk Menghadapi Ospek

Tidak terasa kita sudah mulai masuk ke dalam lingkungan universitas. Sebentar lagi kita akan menjadi seorang mahasiswa. Sebelum menjadi mahasiswa pastinya ada suatu tahapan yang harus kita lewati. Namanya tak lain adalah OSPEK. Ospek disini dalam artian pengenalan akan kampus kita. Mengenai kegiatan yang ada di dalam kampus kita, pastinya yang menunjang pekuliahan kita. Tapi sebelum ospek saya ada beberapa saran ni. Dan semua saran ini saya ambil dari pengalaman pahit, buruk, maupun baik selama saya di ospek. Semoga bermanfaat.

1. Tidur Cukup Pada Malam Hari

Inilah salah satu cara tubuh kita memperoleh jatah istirahat setelah seharian penuh kita mempersiapkan beberapa kebutuhan ospek. Menurut saya lebih baik pekerjaan kita selesaikan sebelum waktu tidur kita. Waktu tidur yang cukup memberikan dampak positif buat kita. Apa saja? Pastinya banyak. Dengan tidur malam pada waktu yang tepat membuat kita lebih fresh dan sigap dalam memulai ospek. Kita juga lebih terhindar dari yang namanya terlambat, karena dengan begitu kita dapat bangun lebih cepat atau lebih awal. Dengan bangun lebih awal kita dapat menggunakan waktu lebih untuk memeriksa kembali pekerjaan kita.

2. Makan Pagi Secukupnya

Sarapan secukupnya itu penting karena kita akan melakukan aktifitas yang tidak ringan, sehingga asupan energi yang cukup dibutuhkan. Jangan sampe ospek yang berguna itu kita lewati karena sakit jatuh pingsan. Tapi yang lagi puasa pastinya saur yang cukup. Jangan makan berlebih, karena dapat memperlambat dan menggangu pencernaan. Karena makan lebih membutuhkan waktu lebih untuk mencernanya. Jadi makanlah secukupnya untuk menghindarkan mual, dan hal lain yang tidak diinginkan.

3. Bersikap Biasa dan Bersemangat

Maksudnya disini adalah kita harus bersikap biasa terhadap cacian, teguran, maupun dalam bentuk apapun dari para senior. Anggaplah itu sebagai bentuk peningkatan rasa percaya diri dan tahan banting. Jangan tumbuhkan rasa malu dalam diri anda sekalipun anda sudah seperti badut. Tetap pede, karena yang satu ini membuat kita lebih bersemangat dan dapat menikmati hasil dan tujuan ospek tersebut.



Photobucket

Senin, 01 Agustus 2011

Universitas Syiah Kuala(Aceh)

Universitas Syiah Kuala(Aceh)



Rektorat Universitas Syiah Kuala

Berdiri : 2 Juni 1961
Alamat : Kampus Unsyiah Banda Aceh 23111

Telpon : 0651-7410241
Faksimil : 0651-637372 Website : www.unsyiah.ac.id atau langsung di sini
Email : rektor@unsyiah.ac.id





Program Pendidikan

Pada saat ini Universitas Syiah Kuala membuka 10 fakultas diantaranya:

1. Fakultas Ekonomi
2. Fakultas Kedokteran Hewan 
3. Fakultas Hukum
4. Fakultas Teknik 
5. Fakultas Pertanian
6. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 
7. Fakultas Kedokteran
8. Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam 
9. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
10. Fakultas Kelautan dan Perikanan







Program Pendidikan terdiri atas :
1. Program Diploma (D3) 
2. Program Sarjana (S1)
3. Program Pasca Sarjana (S2) 
4. Program Doktor (S3)


Komentar Anak Unsyiah:
Khusus bagi teman-teman yang mau tau hasil survey kepuasan Mahasiswa versi UNSYIAH(2009) mengenai kampus ini, silahkan download di sini. Karena kebetulan penulis ga bisa survey langsung ke Aceh tentang universitas ini. Maklum penulis sedang kuliah di kota nan jauh hehe.


Komentar Penulis:

Menurut pendapat saya, kuliah itu asik. Asik ga asik tergantung kitanya serius atau enggak. Makanya buat teman-teman yang udah lulus SMA/SMK/Sederajat, mari kuliah untuk masa depan kita dan bangsa Indonesia.


Oh info tambahan itu gambar sebelah saya dapat dari google tentang project satelit anak-anak Unsyiah. Mantap kan!

Photobucket

Kamis, 21 Juli 2011

UNILA (Lampung)

UNILA (Universitas Lampung)


Pada saat diresmikan, Universitas Lampung disingkat Unila, terdiri dari dua fakultas yaitu: Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum yang semula keduanya merupakan fakultas-fakultas cabang Unsri.
Unila terus berkembang dengan adanya 7 (tujuh) fakultas sampai pada tahun 2002/2003 dibuka Program Pendidikan Dokter. Berdasarkan SK Dikti Nomor 3195/D/I/2003 Unila mendapat izin menyelenggarakan Program Pendidikan Dikter yang tahun ajaran 2002/2003 mulai menerima mahasiswa baru. Dengan demikian saat ini Unila terdirio dari 7 (tujuh) fakultas, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dan 1 (satu) Program Pendidikan Dokter. Sumber : Tak Dikenal(Google searching)

Alamat lengkap :
Gedung Rektorat Universitas Lampung (Unila)
Jl.Prof.Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng
Bandarlampung 35145
Website : www.unila.ac.id atau langsungdi sini 



Telepon :
1. +62-721-701609
2. +62-721-702673
3. +62-721-702971



Faksimile :
1. +62-721-702767



Fakultas
  • Fakultas Ekonomi
  • Fakultas Hukum
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
  • Persiapan Fakultas Kedokteran
  • Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
  • Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
  • Fakultas Pertanian
  • Fakultas Teknik

Peta :

Buat teman-teman yang pengen tau di mana Unila itu sekalian juga melihat Unila dari udara silahkan lihat di sini.


Komentar Penulis :

Untuk kalian yang mau kuliah ga ada salahnya coba di Unila. Saya pernah ke daerah Lampung tempatnya asik kok deket pantai gitu (daerah Bakauheni). Orang-orangnya juga ramah. Pokoknya ga ada salahnya deh di coba.

Photobucket